Duo-duo legendaris, format-format berani, emosi yang dibagikan: Hopman Cup membuka jalan, ATP Cup mencoba mendominasi, dan United Cup merevitalisasi semuanya. Sebuah cerita di mana tenis dimainkan secara tim.
Di dunia di mana setiap pertukaran berlangsung secara online dan mengikuti irama stories dan threads, turnamen tenis besar tidak lagi hanya dinilai dari hasilnya.
Istilah Fan Week semakin populer di dunia olahraga. Dengan tujuan menghidupkan tenis dan membuatnya menarik di mata semua kalangan, acara yang kini menjadi elemen penting di beberapa turnamen besar ini menikmati kesuksesan yang terus bertumbuh.
Lama dianggap sebagai sekadar hidangan pembuka sebelum pertunjukan utama, minggu kualifikasi kini menjelma menjadi acara penuh. Di antara emosi mentah, inovasi spektakuler, dan rekor kehadiran, Opening Week mengguncang pakem tenis dunia.
Carlos Alcaraz dan Iga Swiatek dapat mencapai di Melbourne prestasi yang benar-benar belum pernah ada: menyelesaikan Grand Slam karir mereka di turnamen yang sama.
Baru berusia 22 tahun, Carlos Alcaraz baru saja melampaui sebuah capaian. Pemain Spanyol itu telah mencapai 50 minggu sebagai nomor 1 dunia, ambang mitos yang hanya diperuntukkan bagi segelintir orang terpilih.
Petenis Argentina Juan Martin del Potro muncul kembali di lapangan tenis! Sebelum turnamen ATP 250 di Delray Beach, ia akan memainkan dua pertandingan gala ganda melawan Bryan bersaudara yang legendaris, bersama Jesse Levine kemudian Tommy Haas. Sebuah akhir pekan yang penuh nostalgia dan emosi.
Roger Federer menandatangani kembalinya yang tak terduga sekaligus menggembirakan: pemain Swiss itu akan kembali menginjakkan kaki di lapangan Australia Open, dikelilingi oleh tiga mantan nomor 1 dunia lainnya. Momen nostalgia dan keajaiban yang tidak ingin dilewatkan oleh para penggemar.