Duo-duo legendaris, format-format berani, emosi yang dibagikan: Hopman Cup membuka jalan, ATP Cup mencoba mendominasi, dan United Cup merevitalisasi semuanya. Sebuah cerita di mana tenis dimainkan secara tim.
Di dunia di mana setiap pertukaran berlangsung secara online dan mengikuti irama stories dan threads, turnamen tenis besar tidak lagi hanya dinilai dari hasilnya.
Istilah Fan Week semakin populer di dunia olahraga. Dengan tujuan menghidupkan tenis dan membuatnya menarik di mata semua kalangan, acara yang kini menjadi elemen penting di beberapa turnamen besar ini menikmati kesuksesan yang terus bertumbuh.
Lama dianggap sebagai sekadar hidangan pembuka sebelum pertunjukan utama, minggu kualifikasi kini menjelma menjadi acara penuh. Di antara emosi mentah, inovasi spektakuler, dan rekor kehadiran, Opening Week mengguncang pakem tenis dunia.
Di Hong Kong, pertunjukan dijanjikan total. Antara laga balas dendam, generasi muda, dan pengalaman, turnamen menjanjikan emosi kuat sejak babak pertama.
Tontonan, ketegangan, dan kebanggaan triwarna: Tim Prancis Mengambil Keunggulan di Open Bourg-de-Péage Berkat Mannarino yang Fit dan Halys yang Kembali Berjaya. Sebelum penampilan pasangan Monfils–Svitolina, ketegangan meningkat satu tingkat.
Awal Tahun yang Seru di Hong Kong: Juara Bertahan Alexandre Muller Akan Mempertahankan Trofinya Melawan Barisan Bakat yang Dipimpin oleh Rublev, Musetti, dan Bublik. Edisi 2026 yang Dijanjikan Akan Menyajikan Pertandingan Seru.
Pertunjukan memenuhi janjinya di Bourg-de-Péage hari Jumat ini. Adrian Mannarino pertama-tama memberikan poin pertama kepada Tim Prancis sebelum Raphaël Collignon membawa Tim Dunia kembali seimbang.