Di dunia tenis, setiap pemain punya lawan yang seolah punya kekuatan khusus, menjadi bête noire sejati. Duel ini sering kali menunjukkan performa di bawah ekspektasi, ungkap dinamika psikologis mendalam.
Tenis tidak pernah berhenti… atau hampir tidak. Di balik turnamen berantai, para juara harus belajar berhenti untuk bertahan lama. Dari Federer hingga Alcaraz, penyelidikan tentang beberapa minggu krusial di mana segalanya ditentukan: istirahat, relaksasi, kelahiran kembali.
Dari Mimpi ke Kenyataan: Garbiñe Muguruza, Ko-Direktur Baru Turnamen Madrid, Ingin Merevolusi Pengalaman Pemain dan Mencetak Jejaknya dalam Sejarah Tenis Spanyol.
Carlos Alcaraz telah mengakhiri kolaborasinya dengan Juan Carlos Ferrero. Sebuah perpisahan yang tiba-tiba dan tidak dapat dipahami bagi dunia tenis dan bagi Garbiñe Muguruza.
Garbiñe Muguruza memberikan penghormatan yang hangat kepada Carlos Alcaraz, yang ia anggap sebagai penerus yang layak dari Rafael Nadal. Juara Spanyol itu memuji seorang pemain yang mampu memenangkan segalanya tanpa pernah kehilangan senyumannya.