Laslo Djere
1.1k pengikut
Ikuti Berhenti mengikuti
ATP 221
| Terbaik 2026: | 91 |
| Terbaik 2025: | 59 |
| Terbaik 2024: | 33 |
| Terbaik | 27 |
| Negara | Serbia |
| Usia | 31 th / 188 cm |
| Forehand | Tepat Handed (Tangan ganda) |
| Turned pro | 2013 |
| Tempat Lahir/Tempat Tinggal | Senta / Novi Sad, Serbia |
| Pelatih | Mario Tudor |
| Penghasilan | 6,853,303$ |
| Jejaring sosial |
Laslo Đere adalah petenis profesional asal Serbia yang lahir pada 2 Juni 1995 di Senta, Serbia. Dia memulai karier profesionalnya pada tahun 2013 dan dikenal dengan permainan baseline-nya yang solid. Đere mencapai kemenangan besar pertamanya di tingkat ATP pada Februari 2019 ketika memenangkan Rio Open, sebuah turnamen ATP 500, dengan mengalahkan Felix Auger-Aliassime di final. Kemenangan ini merupakan gelar ATP pertamanya dan memastikan tempatnya di antara jajaran pemain top dunia.
Dari segi pelatihan, Đere pernah bekerja sama dengan beberapa pelatih selama karirnya, termasuk Boris Conkic. Pendekatan pelatihannya berfokus pada peningkatan ketahanan fisik dan mental, memperbaiki teknik servis, dan mengoptimalkan permainan net-nya.
Di luar lapangan tenis, Đere dikenal sebagai pribadi yang tertutup mengenai kehidupan pribadi. Namun, diketahui bahwa ia memiliki hubungan yang dekat dengan keluarganya. Đere mengalami kehilangan besar dalam hidupnya ketika ibunya meninggal dunia karena kanker payudara saat ia masih remaja, dan ayahnya kemudian juga meninggal karena kanker. Kehilangan ini menjadi pendorong kuat baginya untuk terus berjuang di dunia tenis. Dia juga terlibat aktif dalam kegiatan amal dan sering menyuarakan pentingnya dukungan bagi orang-orang yang terkena dampak kanker.
Berbicara mengenai kehidupan cinta, informasinya tidak banyak dipublikasikan dan dia lebih memilih menjaga privasi mengenai hubungan asmara.
Fakta menarik dan lucu tentang Đere adalah bahwa dia sebenarnya lebih menyukai bermain di lapangan tanah liat, meskipun dia juga kompetitif di lapangan keras. Dia pernah menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa salah satu rahasia dietnya adalah kecintaannya pada cokelat. Selain itu, Đere adalah pecinta alam dan sering menikmati waktu luangnya dengan hiking atau menghabiskan waktu di tengah alam.
-----
Dari segi pelatihan, Đere pernah bekerja sama dengan beberapa pelatih selama karirnya, termasuk Boris Conkic. Pendekatan pelatihannya berfokus pada peningkatan ketahanan fisik dan mental, memperbaiki teknik servis, dan mengoptimalkan permainan net-nya.
Di luar lapangan tenis, Đere dikenal sebagai pribadi yang tertutup mengenai kehidupan pribadi. Namun, diketahui bahwa ia memiliki hubungan yang dekat dengan keluarganya. Đere mengalami kehilangan besar dalam hidupnya ketika ibunya meninggal dunia karena kanker payudara saat ia masih remaja, dan ayahnya kemudian juga meninggal karena kanker. Kehilangan ini menjadi pendorong kuat baginya untuk terus berjuang di dunia tenis. Dia juga terlibat aktif dalam kegiatan amal dan sering menyuarakan pentingnya dukungan bagi orang-orang yang terkena dampak kanker.
Berbicara mengenai kehidupan cinta, informasinya tidak banyak dipublikasikan dan dia lebih memilih menjaga privasi mengenai hubungan asmara.
Fakta menarik dan lucu tentang Đere adalah bahwa dia sebenarnya lebih menyukai bermain di lapangan tanah liat, meskipun dia juga kompetitif di lapangan keras. Dia pernah menyatakan dalam sebuah wawancara bahwa salah satu rahasia dietnya adalah kecintaannya pada cokelat. Selain itu, Đere adalah pecinta alam dan sering menikmati waktu luangnya dengan hiking atau menghabiskan waktu di tengah alam.
-----
Disponsori
Semua
Victory/Loss
342
211
131
62%
155
54
101
35%
26
8
18
31%
∑
523
273
250
52%
Titles
1 ATP 500
1x ATP 500
- Rio de Janeiro2019
2 ATP 250
2x ATP 250
- Santiago2025
- Sardegna Open2020
1 ATP CH 100
1x ATP CH 100
- Oeiras 42026
2 ATP CH 50
2x ATP CH 50
- Milan2018
- Pérouse2017
Performances
2019 Rio de Janeiro • ATP 500 2025 Santiago • ATP 250 2022 Terakhir,Winston-Salem • ATP 250 2020 Sardinia • ATP 250 2026 Oeiras • ATP CH 100 2018 Milan • ATP CH 50 2017 Perugia • ATP CH 50 2023 Terakhir,Hambourg • ATP 500 2021 Terakhir,Cagliari • ATP 250 2023 Terakhir,Cagliari • ATP CH 175 2018 Terakhir,Prostejov • ATP CH 125 2015 Terakhir,Prostejov • ATP CH 125 2018 Terakhir,Roma • ATP CH 70 2017 Terakhir,San Benedetto • ATP CH 70 2017 Terakhir,Almaty • ATP CH 50 2017 Terakhir,Poprad • ATP CH 50 2017 Terakhir,Vicenza • ATP CH 50 2016 Terakhir,Cortina • ATP CH 50 2016 Terakhir,Milan • ATP CH 50 2023 Putaran ke-4,Rome • ATP Masters 1000 2021 1/2 akhir,Hambourg • ATP 500 2024 1/2 akhir,Belgrade • ATP 250 2025 1/2 akhir,Buenos Aires • ATP 250 2023 1/2 akhir,Stockholm • ATP 250 2023 1/4 akhir,Winston-Salem • ATP 250 2023 1/2 akhir,Kitzbuhel • ATP 250 2022 1/2 akhir,Marrakech • ATP 250 2021 1/2 akhir,Gstaad • ATP 250 2020 1/2 akhir,Kitzbuhel • ATP 250 2020 1/2 akhir,Cordoba • ATP 250
Berita lebih banyak
Rio Open: Benarkah Turnamen ATP Terindah di Dunia?
Arthur Millot 21/02/2026, 11:59